by

Kembali, Saudi Loloskan Tulisan yang Menyeru Mengedit AlQuran

OPINI24.com – Kembali, Saudi Loloskan Tulisan yang Menyeru Mengedit AlQuran. Osman Al-Amir, pemilik kanal Elaph.com memuat tulisan seorang Kristen Irak bernama Gergerous Kolezadah yang meragukan keotentikan Al-Quran Al-Karim dan mengusulkan untuk dilakukan revisi, terutama mushaf yang ditulis standar Utsmani.

Osman Al-Amir adalah kawan dekat mohammad Ben Salman, putra mahkota dan penguasa sebenarnya di Saudi Arabia.

Alasan yang diajukan, AlQuran memuat kekeliruan dalam teks “بكة” dengan ba yang seharunya مكة dengan ma di surat Ali Imran: 96. Juga kata عقيم dengan qi yang seharusnya عظيم dengan Zhi di surat Al-Hajj: 55.

Kebodohan nyata yang sudah terjawab sejak 14 abad lalu. Namun kembali digalakkan oleh kaum cacat otak dan mental di negara tempat turunnya Wahyu. Jika sebelumnya keotentikan Kitab Al-Bukhari dan Muslim yang diserang, kini Al-Quran pun menjadi sasaran tembak. Hal yang tersisa hanya anjuran menyimpan kembali berhala-berhala di Ka’bah. Kembali, Saudi Loloskan Tulisan yang Menyeru Mengedit AlQuran.

Perubahan Saudi 2030 ternyata hanya menyentuh sisi kebebasan kemungkaran dan kebatilan menjadi wabah yang lebih bahaya dari Corona. Di sisi lain, ilmuan dan alim ulama yang mencoba sekedar menyindir di Twitter, ditangkapi dan dibunuh. Apakah semua dilakukan untuk sekedar syahwat menjadi raja? Atau memang demikian harga yang harus dibayar?

(rls/red Opini24.com)

Artikel Lainnya