by

Pilkada 2020 Jadi Ajang Partai Gelora Anti Oligarki

OPINI24.com Pilkada 2020 Jadi Ajang Partai Gelora Anti Oligarki. Partai Gelora Indonesia terdepan dibanding partai-partai besar yang lebih dahulu eksis, dalam hal pemilihan kepala daerah di Pilkada 2020 ini.

Fenomena kemunculan Partai Gelora Indonesia di triwulan pertama tahun ini memang mengejutkan banyak pihak. Partai yang digaungi eks pendiri PKS Anis Matta dan Fahri Hamzah langsung tancap gas dalam ajang Pilkada tahun 2020 ini.

Partai Gelora memang partai baru, ya baru kemaren sore lahir dan usianya pun belum genap satu tahun sejak dideklarasikan di penghujung tahun 2019 lalu. Tapi Partai Gelora Indonesia tidak mau ketinggalan untuk berpartisipasi di Ajang Pilkada 2020.

Ia telah membuat gebrakan baru dan prestasi tersendiri bagi partai yang baru berusia seumur jagung ini. Bayangkan dalam persiapan yang cukup singkat partai “Baby mungil” ini telah siap dan merekomendasikan untuk berpartisipasi di 161 daerah pilkada yaitu 9 provinsi, 126 kabupaten dan 26 kota. Hal ini masih memungkinkan bertambah jumlahnya.

Ada yang unik dari Partai Gelora ini terlepas dari kontroversi dukungannya terhadap anak dan menantu Presiden Jokowi di Pilkada Solo dan Medan. Partai Gelora terdepan dibanding partai-partai besar yang sudah eksis seperti PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat dan PKS.

Artikel Lainnya